Flash News
  • 10 Cara Merawat Sofa… Sebagai ruangan yang terletak dibagian depan rumah ada ruang tamu yang harus didesain dengan menarik agar tamu anda tertarik dengan rumah dan kenyamanan ruang tamu…
  • Peluang Bisnis Cocopeat yang… Peluang bisnis cocopeat bisa dikembangkan di Indonesia saat ini. Cocopeat merupakan salah satu media yang umumnya dipakai untuk pertumbuhan tanaman dan juga budidaya hortikultura. Media…
  • Cara Mencuci Boneka Berbulu… Setiap perempuan pasti mempunyai boneka dari yang berukuran kecil hingga jumbo. Tak hanya satu, tapi dalam bentuk banyak, dan terkadang boneka juga dijadikan koleksi. Menurut…
  • Jenis Bahan Lemari Kabinet… Lemari kabinet merupakan tempat yang bisa digunakan untuk menyimpan berbagai barang. Lemari kabinet tersebut bisa ditemukan di berbagai tempat untuk menyimpan barang agar mempunyai tampilan…
  • 5 Tips Memilih Jasa… Bisnis kosmetik adalah suatu usaha yang menguntungkan. Karena produk kosmetik sangatlah dibutuhkan warga negara. Walaupun, proses dalam pembuatannya sangatlah tidak mudah, maka dari itu muncullah…
Industri

Pengertian Minyak Kopra dan Cara Membuatnya

minyak kopra adalah

Minyak kopra adalah salah satu produk turunan salah satu produk minyak turunan kelapa yang sangat bermanfaat, sebab kopra adalah bahan baku untuk membuat minyak dan turunannya. Kopra sendiri merupakan daging buah kelapa yang sudah dikeringkan.

Sejak dahulu Indonesia dikenal sebagai penghasil minyak kelapa terbaik di dunia. Proses produksi minyak kelapa mentah yang berasal dari kopra sebenarnya telah ada sejak dulu dengan cara yang masih sangat sederhana.

Sampai saat ini, masih sangat banyak petani kopra yang menggunakan cara tradisional untuk mengolah kopra, yaitu dengan menjemur kopra di bawah sinar matahari dan memakai teknik pengasapan.

Kualitas kopra yang dihasilkan sangat dipengaruhi oleh sistem pengeringan yang digunakan. Apabila kamu mengamati, kopra yang dijual di pasaran ada dua jenis. Kedua jenis tersebut yakni kopra putih dan kopra cokelat.

Kopra putih dihasilkan dari kopra yang diolah dengan menggunakan oven kopra putih atau mesin kopra, sedangkan kopra cokelat dihasilkan dari kopra yang diolah dengan dijemur dan diasapi. Kadar air yang terkandung pada buah kopra menentukan kualitas kopra.

Buah kopra yang layak jual mempunyai kadar air kisaran 6 hingga 7 persen saja. Apabila kadar airnya lebih dari 7 persen, maka kopra akan mudah berjamur.

 

Membuat Minyak Kopra

minyak kopra adalah

Untuk membuat kopra dengan cara yang tradisional, kamu tidak memerlukan alat khusus. Kopra yang sudah dipanen hanya butuh dijemur dibawah sinar matahari secara langsung dengan waktu sekitar 5 hingga 7 hari.

Tetapi, kualitas kopra cenderung tidak stabil jika menggunakan metode penjemuran. Hal ini karena dilakukan dengan cara seadanya saja, kadang kalah petani tidak bisa mendapatkan kadar air yang dimau.

Selain dijemur di bawah sinar matahari langsung, petani kopra juga biasa menjemur kopra dengan memakai bantuan dari tudung plastik. Metode ini akan membuat panas lebih tahan lama pada kopra yang sedang dijemur.

Dengan begitu prosesnya pasti akan lebih cepat dan lebih kering. Untuk cara pengeringan yang memakai metode pengasapan umumnya memerlukan waktu sekitar 3 hari. Daging kelapa yang telah dipilih dimasukkan ke dalam tungku pengasapan yang dibakar dengan memakai sabut atau tempurung kelapa.

Metode tradisional di atas masih banyak diminati karena prosesnya yang mudah dan juga murah. Kamu tidak perlu menyediakan alat tertentu untuk mengolah kopra menggunakan metode tradisional. Pabrik pengolahan kopra biasanya mempunyai sejumlah tahapan agar menghasilkan minyak kelapa mentah, yaitu :

1. Mesin Press

Mesin ini dipakai untuk mengolah kopra yang telah dikeringkan dengan menggunakan oven. Cara melakukannya yaitu kopra yang telah benar-benar kering dicacah memakai mesin khusus sampai menghasilkan parutaan yang bertekstur kasar.

Kopra yang telah dicacah selanjutnya ditekan memakai mesin press hingga mengeluarkan minyak. Proses ini kadang kala masih menyisakan ampas. Ampas yang tersisa tersebut masih memiliki kandungan minyak dan bisa dipanaskan lagi dengan memakai oven.

Jika sudah kering, ampas itu masih dapat di press lagi sampai minyaknya keluar. Minyak yang sudah terkumpul lalu diendapkan untuk dilakukan proses penyaringan. Jika sudah disaring, minyak harus diolah lagi dengan menggunakan cara berikut :

  • Menambah senyawa alkali guna menetralisir dan juga menghilangkan asam lemak bebas.
  • Menambahkan arang aktif, bahan penyerap warna, atau bentonit guna menghasilkan minyak yang jernih.
  • Untuk menghilangkan aroma tengik pada minyak, perlu disirkulasi dengan uap air panas ke minyak
  • Mengemas minyak ke dalam kaleng ataupun botol untuk ditambahkan label dan siap untuk diedarkan.